Abdul Kharis Almasyhari Kutuk Keras Serangan Militer Israel ke Palestina saat Ramadan

    Abdul Kharis Almasyhari Kutuk Keras Serangan Militer Israel ke Palestina saat Ramadan
    Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari

    JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mengutuk keras serangan militer Israel yang kembali digencarkan ke Masjid Al Aqsa dan Jalur Gaza, Palestina, khususnya sejak 10 hari terakhir Ramadan ini. Atas serangan brutal yang dilakukan oleh Kepolisian Israel tersebut, terdapat sedikitnya 205 warga Palestina terluka dan gugur sebagaimana diberitakan dari Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza.

    “Saya sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI mengutuk kebiadaban, kekejaman negara apartheid Israel terhadap Rakyat Palestina di Gaza dan Tepi Barat serta penodaan kesucian bulan Ramadan dan Masjid Al-Aqsa kiblat pertama umat Islam, ” tegas Kharis dalam keterangan pers yang diterima Parlementaria, Selasa (11/5/2021).

    Menurutnya, segala tindakan kebiadaban Israel tidak dapat dibenarkan sama sekali, termasuk yang baru-baru ini terjadi dengan cara membombardir Gaza, membunuh anak-anak serta perempuan, dan menyerang jemaah salat di Masjid Al-Aqsa. Selain itu, terjadi pula upaya sistematis untuk terus menggusur rumah warga Palestina di Tepi Barat dan ribuan kejahatan yang terus dilakukan Israel selama pendudukan di Palestina.

    Berkaitan dengan hal tersebut, Kharis meminta agar Kementerian Luar Negeri RI mengajukan protes ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait langkah militer Israel tersebut. Dalam catatan DPR, sedikitnya terdapat 15 Resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB terkait Yerusalem dan satu resolusi penting Majelis Umum PBB Nomor 181 tahun 1947 yang menetapkan Yerusalem sebagai wilayah yang berada di bawah kewenangan internasional dan diberikan status hukum dan politik yang terpisah.

    Namun, lebih dari lima dekade, menurut Kharis, resolusi-resolusi tersebut seperti tidak ada artinya bagi Israel. “Indonesia bisa mengirimkan nota protes ke PBB sebagai negara anggota PBB dan juga anggota tidak tetap Dewan Keamanan dengan mayoritas umat Islam. Kita minta PBB agar melindungi rakyat Palestina dari kesewenangan rezim Zionis penjajah. Kalau perlu PBB mengirim pasukan perdamaian ke sana karena resolusi PBB itu memungkinkan agar tidak muncul kembali upaya zionis membunuh rakyat Palestina, ” tegasnya.

    Politisi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) ini juga meminta agar Pemerintah Indonesia melakukan penggalangan dana bantuan untuk meringankan beban korban serangan Israel. Juga, mengimbau masyarakat Indonesia untuk memberi bantuan material dan spiritual melalui lembaga resmi kepada korban serangan Israel ini.

    “Di samping amanah konstitusi memperjuangkan kemerdekaan Palestina, perlu langkah bersama menggalang solidaritas dan sebagai rakyat Indonesia kita harus membantu meringankan dan dengan segala daya upaya kita untuk menolong rakyat Palestina, ” tutup legislator dapil Jawa Tengah V tersebut. (rdn/sf)

    Abdul Kharis Almasyhari DPR RI KOMISI I PKS
    POLITISI.ID

    POLITISI.ID

    Artikel Sebelumnya

    Muhaimin Iskandar Minta Pemerintah Kaji...

    Artikel Berikutnya

    Lisda Hendrajoni: Rawan Bencana, Sumbar...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Agung widodo verified

    Steven

    Steven verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Sep 21, 2020

    Nanang Suryana Saputra

    Nanang Suryana Saputra verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 10

    Registered: Sep 21, 2020

    Ryawan Saiyed

    Ryawan Saiyed verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Sep 21, 2020

    Saharudin

    Saharudin verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Sep 21, 2020

    Follow Us

    Recommended Posts

    Adde Rosi Khoerunnisa Usul RUU Narkotika Atur BUMN Ikut Serta Bangun Panti Rehabilitasi Narkoba
    Sudin Minta Kementan Buka Data Asal Muasal Penyebaran PMK
    Intan Fauzi Dukung Pengembangan Obat Herbal Dalam Negeri
    Haerudin Ingatkan Pemerintah Perhitungkan Rencana Vaksinasi PMK
    Puan Maharani: Awasi Ketat Harga Minyak Goreng di Pasaran!