Arwan M. Aras: Pelayanan Kesejahteraan Lansia dan Panti Jompo Harus Diperhatikan

Arwan M. Aras: Pelayanan Kesejahteraan Lansia dan Panti Jompo Harus Diperhatikan
Anggota Komisi VIII DPR RI Arwan M. Aras

JAKARTA - Komisi VIII DPR RI menyerahkan sejumlah alat bantu untuk lansia di Panti Jompo Werda Wanaseraya, Denpasar, Bali. Anggota Komisi VIII DPR RI Arwan M. Aras mengatakan bahwa kunjungan yang dibarengi dengan pemberian batuan tersebut diharapkan bisa memperoleh informasi untuk bahan merumuskan kebijakan di Komisi VIII tentang standar pelayanan dan fasilitas di panti jompo dan penyandang disabilitas. 

“Kunjungan Kerja spesifik ini bertujuan mendapatkan masukan mengenai permasalahan dalam pelayanan dan fasilitas panti jompo serta penyandang disabilitas di Bali. Hal ini penting, untuk dasar mengambil kebijakan (Komisi VIII DPR RI) dalam rapat-rapat dengan Kementerian Sosial atau pihak-pihak terkait lainnya, ” papar Arwan dalam rilis yang diterima Parlementaria, Rabu (8/9/2021). 

Kegiatan ini merupakan rangkaian Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka. Dalam Kunspek ini, Komisi VIII DPR RI meninjau Yayasan Bunga Bali Penyandang Disabilitas, Panti Werda Wanaseraya dan PUSPADI (Kelompok Disabilitas Pembuat Kaki Palsu). 

Kunjungan ini juga melihat secara langsung kondisi obyektif pelayanan fasilitas panti jompo dan penyandang disabilitas di Bali, termasuk dalam membantu fasilitas isolasi bagi pasien Covid-19 di wilayah Bali. Kesejahteraan lansia menjadi perhatian Arwan, menurutnya kelompok lansia adalah kelompok rentan yang masih belum menjadi perhatian seluruh pihak, sedangkan menurut data tahun 2019 populasi lansia di Indonesia telah mencapai 10 persen dari total penduduk. 

“Dengan melihat langsung kondisi lansia yang ada di panti ini, maka kami dari Komisi VIII dapat menyusun model pelayanan kesejahteraan lansia dan program perlindungan sosial untuk lansia ke depannya. Keadaan lansia harus kita perhatikan, sebab kita suatu saat akan menjadi lansia juga, ” papar Arwan. 

Kapoksi PDI-Perjuangan di Komisi VIII ini mengatakan lansia memiliki berbagai kerentanan dan keterbatasan, namun bantuan sosial yang diterima oleh lansia belum mampu mencukupi kebutuhan dasar mereka, termasuk kebutuhan Kesehatan. “Kebutuhan dasar lansia berupa sandang, pangan dan kesehatan harus diperhatikan. Jaminan Kesehatan Nasional perlu melindungi kelompok lansia, dan kami mendorong pengembangan fasilitas kesehatan ramah terhadap lansia, ” papar Arwan. 

Dia juga mengungkapkan, selama ini permasalahan yang banyak dikeluhkan lansia adalah keterbatasan dalam mengakses program-program pemerintah, karena tidak memiliki KTP dan KK. Arwan Aras berharap data kependudukan lansia diperhatikan untuk mendapatkan bantuan perlindungan sosial. Dia meminta Pemerintah memastikan lansia dapat akses Jaminan Kesehatan Nasional. 

“Kami akan komunikasikan ke Ibu Menteri Sosial, bahwa kelengkapan administrasi kependudukan lansia perlu diperhatikan agar dapat mengakses bantuan sosial dari pemerintah. Kendala lainnya adalah lansia ada hambatan mobilitas untuk mengambil sendiri bantuan sosial yang ada, ” ungkap legislator dapil Sulawesi Barat itu. (eko/sf)

PDIP DPR RI Arwan M. Aras KOMISI VIII
POLITISI.ID

POLITISI.ID

Previous Article

Ace Hasan Dukung Baznas Kelola Dana Zakat...

Next Article

Ace Hasan Dukung Sinergi BWI dan Kemenag...

Related Posts

Peringkat

Profle

POLITISI.ID verified

Udin Komarudin

Udin Komarudin verified

Postingan Bulan ini: 2

Postingan Tahun ini: 8

Registered: Sep 22, 2020

Khairul Amry Pasaribu

Khairul Amry Pasaribu

Postingan Bulan ini: 1

Postingan Tahun ini: 2

Registered: May 10, 2021

Update

Update verified

Postingan Bulan ini: 0

Postingan Tahun ini: 222

Registered: Sep 21, 2020

Steven

Steven verified

Postingan Bulan ini: 0

Postingan Tahun ini: 0

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Khairul Amry Pasaribu

Apri Susanto: Sepertinya Harus Banyak Berhitung, Pemilu 2024 Mendatang
Bawaslu Mesuji Audensi, Apri Susanto S.Pd: Harapan Pemerintah akan selalu Memberikan dukungan Prasarana
Rahmad Handoyo:  Akhirnya Anak-anak Kita yang Berusia 6-11 tahun Bisa Divaksin
Mulyanto: Pemerintah Harus Realistis Terkait Program Energi Hijau

Follow Us

Recommended Posts

Mohamad Hekal Minta Kebakaran Kilang Pertamina Cilacap Diinvestigasi
Mulyanto: Pemerintah Harus Realistis Terkait Program Energi Hijau
Apri Susanto: Sepertinya Harus Banyak Berhitung, Pemilu 2024 Mendatang
Dony Maryadi Oekon Gantikan Bambang Wuryanto Pimpin Komisi VII
Hari Guru Nasional, Hetifah Sjaifudian Kobarkan Semangat Juang Guru