Jazuli Juwaini: LPP RRI Perlu Aktif Kokohkan Nilai Kebangsaan

Jazuli Juwaini: LPP RRI Perlu Aktif Kokohkan Nilai Kebangsaan
Anggota Komisi I DPR RI Jazuli Juwaini

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Jazuli Juwaini menekankan agar Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) juga aktif mengambil peranan untuk memperkokoh nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, ini adalah salah satu peran besar bagi LPP RRI selain terus menyosialisasikan pentingnya menjaga protokol kesehatan dan menyosialisasikan Pilkada Serentak 2020.

Harapan itu diutarakan Jazuli saat mengikuti pertemuan tim kunjungan kerja Komisi I DPR RI dengan Jajaran LPP RRI Stasiun Denpasar di Bali, Senin (26/10/2020). Bukan hanya di Denpasar saja, Jazuli menginginkan LPP RRI di daerah lain pun juga melakukan hal yang sama yaitu aktif menyosialisasikan nilai-nilai kebangsaan.

“Ke depan perlu bagaimana RRI ini mengokohkan nilai-nilai demokrasi dan toleransi. Ini bukan hanya berlaku di Denpasar tapi di seluruh Indonesia. Kita berharap sebagai lembaga penyiaran publik, RRI harus mengambil peran besar tentang mengokohkan nilai-nilai dan prinsip berdemokrasi dan toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, ” ucap Jazuli.

Ia meminta nilai-nilai kebangsaan itu dikemas sesuai dengan segmentasi pendengar LPP RRI agar informasinya tersampaikan dengan baik. “Kita dulu setiap pagi disuguhkan nilai-nilai Pancasila. Kita berharap itu juga berlaku tentu saja dengan dimodifikasi, karena sekarang zamannya sudah berbeda dengan 20 tahun yang lalu. Generasinya juga berbeda, ” harapnya.

Di samping itu, Ketua Fraksi PKS ini juga meminta LPP RRI bekerja sama secara komprehensif dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyajikan pelajaran-pelajaran yang dibutuhkan oleh anak-anak Indonesia. Karena banyak orang tua yang merasa direpotkan oleh kuota internet saat akan mengakses pembelajaran jarak jauh (PJJ) saat pandemi Covid-19.

“Secara langsung saya mengapresiasi RRI Denpasar yang sudah mengambil peranan itu. Tetapi harus diperluas materi dan bidang studinya. Maka itu harus ada kerja sama dengan pihak-pihak terkait secara formal misal dengan Dinas Pendidikan supaya nanti ketika disiarkan semua anak bisa dengar. Ini sudah dilakukan oleh RRI Denpasar, ” pungkasnya. (***)

Jazuli Juwaini DPR RI PKS
POLITISI.ID

POLITISI.ID

Previous Article

Willy Aditya Apresiasi Lomba Orasi Bintang...

Next Article

Lisda Hendrajoni: Rawan Bencana, Sumbar...

Related Posts

Peringkat

Profle

Update verified

POLITISI.ID

POLITISI.ID verified

Postingan Bulan ini: 29

Postingan Tahun ini: 233

Registered: Jul 9, 2020

Narsono Son

Narsono Son verified

Postingan Bulan ini: 3

Postingan Tahun ini: 3

Registered: Sep 22, 2020

Ryawan Saiyed

Ryawan Saiyed verified

Postingan Bulan ini: 2

Postingan Tahun ini: 2

Registered: Sep 22, 2020

Sumartono

Sumartono

Postingan Bulan ini: 1

Postingan Tahun ini: 3

Registered: Nov 15, 2020

Profle

Ryawan Saiyed verified

Sebelum Diperpanjang, Puan Maharani Minta Pemerintah Sampaikan Evaluasi PPKM Darurat
Rofik Hananto: Pemerintah Diminta Manfaatkan Momentum Kenaikan Harga Batu Bara
Rencana PPKM Darurat 6 Minggu, Muhaimin Iskandar Minta Pemerintah Perhatikan Masyarakat
Ito Anjarini DPRD Banyumas Lakukan Penyemprotan Disinfektan Di Sokaraja Kidul

Follow Us

Recommended Posts

Puan Maharani: ASN Harus Proaktif, Terdepan Menjadi Solusi
Fikri Faqih: Asesmen Nasional Berbau Politis dan SARA
Heri Gunawan: Jangan Lupakan Hak Rakyat Saat PPKM Diperpanjang
Dukung Perbankan Syariah, Anis Byarwati Ajak BI Jaga Iklim Ekonomi dan Sosial
Digitalisasi Siaran TV, Rachel Maryam Sayidina Minta Kominfo Tidak Tergesa-Gesa